Sama seperti pagi biasanya, aku memulai hari untuk pergi ke sekolah..
berjalan menyusuri tepian jalan yang sepertinya tak asing lagi untukku..
Tak ada yang berbeda semua serasa selalu sama..
orang yang berlalu lalang, para pedagang yang senantiasa siap menunggu pembeli..
kesibukan anak sd yang diantar orang tuanya..
ataupun wajah - wajah lelah pegawai pabrik yang mendapatkan shift malam..
diantara mereka ada yang masih sibuk bersmsan disaat jalan..
dan tak berbeda pula, aku selalu berjalan cepat, padahal aku tahu jika hari itu masih cukup pagi..
tetapi sinar mentari yang mulai menyapu setiap langkahku terasa hangat menusuk ke dalam tubuhku..
aku bergegas, aku tak mau dikalahkan oleh kedatangan mentari itu...
perjalananku menuju sebuah taman, dimana aku bisa menghisap madu pengetahuan terus aku lanjutkan, dan saking tidak asingnya lagi aku bahkan hampir tidak menyadari lingkungan sekitarku berjalan dan perjalanan terasa begitu cepat hingga tibalah aku pada sebuah kendaraan yang telah siap menjemputku..
bukanlah kendaraan mewah nan anggun yang bersedia membukakan pintu untukku, tetapi sebuah mobil yang ala kadarnya berwarna hijau yang sedikit mencolok..
mobil itu sangat banyak, bahkan seringkali terlalu banyak sehingga menimbulkan keserembrwutan jalan dipagi hari..
dengan santai aku mengangguk, untuk bersedia dibawa oleh mobil sederhana itu,,
memang bukan biasanya, akhir - akhir ini aku selalu satu "jemputan" dengan para pegawai pabrik shift malam itu, mata mereka yang mulai semakin sayup dan wajah lelah mereka yang aku lihat, make up yang agak telah luntur, ada pula yang santai bersmsn ataupun yang bercanda ria dengan teman - temanya.. tapi itu hal yang sedikit jarang...
terkadang aura malam lelah mereka sedikit mempengaruhi semangat pagiku...
penumpang jemputan itu semakin banyak saat kami melewati sebuah pasar yang terlihat sangat ramai, beberapa ibu rumah tangga itu menaiki jemputan kami, sungguh aku melihat denyut kehidupan disuatu pasar itu.. bagaimana para penjual dan pembeli berinteraksi dan hingga barang2 dagangan yang menunggu untuk dibereskan..
kendaraan kami terus melaju, perjalanan agak lancar karena hampir tidak ada penumpang yang naik atau turun dari kedaraan ini, samar - samar aku mulai melihat sebuah papan reklame yang berada pada jembatan penyebrangan disekolah kami, kalau tidak salah papan reklame itu berisi iklan untuk mengiklankan...
papan besar itu mulai terlihat jelas dan semakin jelas.. akhirnya tiba juga diseklah ku, taman penghidupan masalah, rumah keduaku, tempat aku berkarya dan berbagi, tempatku mengabdikan diri untuk senantiasa menguarai setiap ilmu itu agar aku ketahui maksud dan manfaatnya, sebuah tempat rest area dimana aku bisa membawa bekal menuju perjalanan kehidupan yang sesungguhnya, karena apa yang ada di dalam dinding kelas kami adalah sebuah rekayasa dan kehidupan yang sebenarnya ada di luar sana!!!
hari itu sungguh indah, dan langitpun cerah tak berawan...
*asa gak nyambung.. kritik dan sarannya aja deh..
sok mangga leave your comment okay??
ha..ha..
ReplyDeleteKirain serius.
Padahal dari awal udah semangat pengen baca cerpen. (=_=')
ha..ha..
hahaha, aku juga bingung yang nulisnya..
ReplyDeleteinfo :cerita itu berdurasi kurang lebih 10 menit,, hhe
haha... saya tau maksud dari jemputan itu.. hahaha...
ReplyDeleteyeah, that is public transport, right?
ReplyDeleteand the colour is green...
hahahha :DD